Filed under: Uncategorized
Sekarang, ketika saya sudah memiliki pacar (paling update nih). Kejadiannya berbanding terbalik. Lelaki yang ini, lebih memilih menghabiskan waktunya dengan olah raga ketimbang bersama saya. Sebut saja Badminton atau Futsal atau Volly atau you named it, i’ll say he is. Merasa diberi kelonggaran yang amat sangat, serta ruang gerak tanpa batas, ternyata tidak membuat saya pun lantas serta merta melonjak-lonjak kegirangan karena kebebasan yang begitu rupa. Ternyata (seolah-olah) diabaikan pun, rasanya sangat tidak enak dan bawaannya (masih) pengen marah aja.
Dari dua pengalaman itu, akhirnya saya malah sampai pada satu kesimpulan. Perempuan, memang sangat sulit ditebak. Dan hal itulah yang membuat perempuan menjadi makhluk yang demikian unik. That’s what women are for kan? hehehehe.. Sulit ditebak, bikin penasaran.
Dan dari dua pengalaman tersebut, saya pun menyimpulkan sesuatu, bahwa kedua-dua situasi berpotensi menyebabkan perselingkuhan. Terlalu terikat, tidak menjamin suatu hubungan itu nyaman untuk dijalani, sehingga seseorang akhirnya lebih memilih melihat-lihat yang lain yang tidak terlalu mengekang kebebasan bergerak. Namun, terlalu longgar pun, bukan jaminan suatu hubungan dapat berjalan lancar, pasti ada juga kecendrungan untuk melihat-lihat yang lain yang mungkin saja bisa lebih perhatian; dan memang peluang untuk melihat-lihat itu, ada kaliiii pun.
Alhasil saya (kini), cukup mencoba lebih memahami saja. Masih untung, pacar saya menghabiskan waktunya dengan olah raga dan bukan dengan hal-hal negatif yang tidak berguna. Saya tidak pernah menuntut si pacar harus selalu ada untuk saya, hanya saja masing-masing harus tau aturan mainnya.
6 Comments so far
Leave a comment
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Memahami orang lain memang susah-susah gampang, dari pengalaman di atas menggambarkan bahwa manusia (tidak laki2 maupun perempuan saja) memiliki sifat atau tabiat yang unique…mungkin sebaiknya, ketika kita sulit memahami orang lain (pasangan) cukup untuk mengerti saja….artinya hidup memang sak dermo nglampahi urip, biarkan mengalir secara alamiah…salam
Comment by Eddy Prasetyo March 26, 2008 @ 7:47 pmkalo olahraganya ganda campuran gimana, cinlok donk n’tar
wanita ingin dimengerti, tp pria jg tidak kalah ingin dimengerti lho
Comment by Tigis March 27, 2008 @ 3:43 ameddy:
seepp dah! hehehe
tigis:
Comment by Ryane March 28, 2008 @ 1:07 amahh tigis ahhh.. jangan manas-manasin dong huehehehehe..
He..he..he..
Jadi inget pengalaman pribadi
Walau kebanyakan wanita gak suka dipoligami. Ternyata tanpa sadar mereka dipoligami oleh hobi pasangannya.
Maafkan daku say …
Comment by Setan Merah March 28, 2008 @ 5:08 pmsetan merah:
Comment by Ryane March 29, 2008 @ 3:27 amyang poligami “istri” aja lebih bisa bagi waktu ya mas..
He..he..he…wanita memang susyah banget dipahami, bukannya begitu?
Comment by Ani April 29, 2008 @ 9:44 am